22 Mei 2024

Indonesia Ajak Negara Peserta AIS Forum Perkuat Pariwisata Berkelanjutan

SIARAN PERS

TIM KOMUNIKASI DAN MEDIA FORUM 2O23 HLM AIS

NOMOR 71/SP/TKM-AISFORUM2023/10/2023

Badung, 12 Oktober 2023 – Pertemuan Tingkat Tinggi (HLM) Forum Archipelagic and Island States (AIS) 2023 menyepakati beberapa poin penting. Negara-negara peserta sepakat untuk meningkatkan kolaborasi untuk mengatasi tantangan bersama, termasuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dan manajemen bencana, pengembangan ekonomi biru, sampah plastik laut, dan tata kelola maritim yang baik.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia berhasil mempromosikan keberlanjutan sebagai komponen strategis utama di sektor pariwisata, yang merupakan bagian dari ekonomi biru.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno usai mengikuti 1st HLM pada Rabu, 11 Oktober 2023, di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC).

“Hampir 50% dari 51 negara kepulauan dan kepulauan yang berpartisipasi dalam HLM 2023 mengidentifikasi pariwisata sebagai sektor dengan kontribusi ekonomi yang signifikan. Oleh karena itu, konsep pariwisata berkelanjutan menjadi sangat strategis,” kata Sandiaga.

Sandiaga mengungkapkan bahwa semua negara kepulauan dan kepulauan menghadapi tantangan bersama, dan kolaborasi yang kuat diperlukan untuk mengatasinya.

Indonesia juga membagikan best practice yang telah diterapkan, termasuk penerapan perhitungan jejak karbon, di mana wisatawan dapat mengukur jumlah emisi karbon yang dihasilkan oleh aktivitas perjalanan mereka.

Perhitungan jejak karbon tersebut kemudian diubah menjadi nilai moneter dan disalurkan untuk mendukung program-program positif, seperti penanaman pohon, energi terbarukan, dan pengembangan ekowisata.

Bekerja sama dengan pemerintah daerah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menetapkan lokasi untuk pelaksanaan program ini, antara lain Plataran Menjangan di Taman Nasional Bali Barat, Mangrove Tembudan Berseri di Berau, Pantai Tiga Warna di Clungup Mangrove Conservation-Malang, Bukit Peramun di Belitung, dan Taman Mangrove Klawalu di Sorong.

“Indonesia memimpin dengan kalkulator karbon yang telah kami terapkan, bersama dengan upaya penanaman mangrove kami, menjadikannya sebuah pameran,” kata Sandiaga.

Sandiaga juga menyebutkan bahwa konsep Jejak Karbon tersirat dalam Leaders’ Declaration of the Solidarity of Archipelagic and Island States. Deklarasi ini mengungkapkan komitmen negara-negara kepulauan dan kepulauan untuk memperkuat kolaborasi mereka dalam mengatasi tantangan bersama berdasarkan prinsip-prinsip solidaritas, kesetaraan, dan inklusivitas.

“Semua negara peserta telah sepakat untuk mempromosikan kolaborasi dan inovasi untuk mengatasi masalah nyata yang sedang kita hadapi, seperti sampah plastik laut serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim,” kata Sandiaga.

Presiden Joko Widodo sebelumnya telah menyatakan bahwa 32 kepala negara dan perwakilan yang berpartisipasi dalam 1st HLM sepakat untuk menegakkan tiga prinsip yang diuraikan dalam deklarasi sebagai landasan untuk meningkatkan kerja sama.

Dukungan penuh Indonesia terhadap deklarasi ini merupakan wujud dari komitmennya untuk memajukan kerja sama yang ada di antara negara-negara kepulauan dan kepulauan di seluruh dunia, yang memungkinkan mereka menghadapi tantangan global melalui kolaborasi.

Tantangan ini termasuk naiknya permukaan laut, polusi laut dari sampah laut, dan meningkatnya dampak limbah, yang membahayakan keberlanjutan lautan serta kedaulatan nasional dan integritas teritorial.

***

Tentang AIS Forum:

Forum Archipelagic and Island States (AIS) adalah platform global untuk kerja sama di antara negara-negara kepulauan dan kepulauan yang bertujuan memperkuat kolaborasi untuk mengatasi masalah global dengan empat bidang fokus utama: mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, ekonomi biru, sampah plastik laut, dan tata kelola maritim yang baik. Pertemuan Tingkat Tinggi Forum AIS 2023 diselenggarakan untuk memperkuat peran Forum AIS sebagai pusat solusi cerdas & inovatif dan platform kolaborasi dalam mempromosikan agenda masa depan tata kelola maritim global.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika – Usman Kansong (0816785320).

Dapatkan informasi lebih lanjut tentang siaran pers, berita, foto, dan video terkait HLM 2023 dari

Forum AIS di https://s.id/aispedia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers pada Pertemuan Tingkat Tinggi (HLM) ke-1 Forum Archipelagic and Island States (AIS) di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) pada Rabu, 11 Oktober 2023. Dia menyatakan bahwa Indonesia mempromosikan konsep keberlanjutan sebagai komponen strategis utama untuk mencapai tujuan bersama, yang meliputi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, ekonomi biru, sampah plastik laut, dan tata kelola maritim yang baik. (Amiri Yandhi/InfoPublik).

You may also like